Langsung ke konten utama

Software Bootstrap Editor untuk Web Designer


Bagi kamu nih ya, siapa saja yang mau menggeluti bidang Web Design ada beberapa tools untuk mempermudah dalam pengerjaan pembuatan website. Kalo ditinjau dari sisi professionalnya memang ada yang disebut coding dan ada juga yang disebut programming. Pembahasan kali ini nggak berlaku untuk hal lainnya semacam software engineer seperti frontend developer, backend developer ataupun fullstack developer. Nanti kita bahas dilain waktu ya sob.

Jadi, secara bahasa memang sama antara coding dan programming. Akan tetapi secara harfiah alias pemaknaannya berbeda. 
Yaitu, Programming itu membuat sebuah kode program baik dari sisi fungsinya, atau library yang baru. Sedangkan kalau Coding itu sendiri ialah kegiatan merangkai program, entah itu fungsi ataupun library yang sudah jadi sebelumnya.
Jadi tingkatan expertnya adalah Programming baru kemudian coders sob.
Kalau kamu paham bahasa pemrograman terus menggunakan framework semisal Laravel, CodeIgniter, VueJS, Angular ataupun library seperti jQuery, Bootstrap, chart.js, Three.js, ReactJS, dll. Meskipun masih pemula dan ngerti algoritma hanya sedikit, maka kamu bisa disebut coders.
Tapi kalau berbicara Programming, berarti dia bisa menulis program di berbagai sistem. Dia mengerti betul apa itu algoritma yang ada di sistem dan tugasnya mengimplementasikan bukan sekedar merancang aja (developer ini). 

Oke cukup, jadi daripada melebar kemana-mana alangkah baiknya langsung saja. Dibawah ini ada 3 software untuk mempercepat pembuatan website bagi coder saya rasa bagus agar lebih mudah dan cepat dalam memahami komponen-komponen. Untuk pengertian bootstrap sendiri bisa kamu kunjungi officialnya di 
Bootstrap. Lain kali mungkin akan aku ceritakan penjelasan detilnya seperti apa itu Bootstrap. Twitter Bootstrap ini masih menjadi nomor satu untuk alat bantu dalam perancangan halaman web. Jadi dukungan untuk keberlanjutannya insyaallah aman dah.

Berikut adalah tools Bootstrap Editornya yang lebih cepat daripada susah payah mengetik teks biasa dari awal :

Bootstrap Studio

Pinegrow

Pingendo

Saranku gunakan saja salah satu dari ketiga daftar tools diatas. Kalo aku menggunakan Bootstrap studio untuk permulaan daripada banyak-banyak tools tapi tidak terpakai. Sangat cocok juga untuk membuat prototype awal aplikasi tapi ingat ini hanya sebagai UI framework saja, sehingga untuk pemrograman server side semacam PHP dan MySQL masih perlu dipelajari selanjutnya. Semoga bermanfaat dan silahkan yang ingin bertanya ramaikan form komentar dibawah. Salam coders Indonesia.


Sumber :

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Panduan Keamanan

Panduan Keamanan Panduan berikut mencakup beberapa praktik terbaik keamanan yang harus Anda pertimbangkan ketika mengembangkan aplikasi Cordova.   Perlu diketahui bahwa keamanan adalah topik yang sangat rumit dan oleh karena itu panduan ini tidak lengkap.   Jika Anda yakin dapat berkontribusi pada panduan ini, silakan mengajukan masalah dalam pelacak bug Cordova di bawah   "Dokumentasi"   .   Panduan ini dirancang untuk dapat diterapkan pada pengembangan Cordova umum (semua platform) tetapi pertimbangan khusus platform khusus akan dicatat. Panduan ini membahas topik-topik berikut: Daftar putih Iframe dan Mekanisme Callback Id Penyertaan Sertifikat Sertifikat yang ditandatangani sendiri Penyimpanan terenkripsi Tips Umum Artikel yang Direkomendasikan dan Sumber Daya Lain Daftar putih Baca dan pahami   Panduan Daftar Putih Daftar putih domain tidak berfungsi di Android API 10 dan di bawah, dan WP8 untuk iframe dan XMLHttpRequest. ...

iOS WebViews

iOS WebViews Panduan ini menunjukkan cara menanamkan komponen WebView yang diaktifkan dengan Cordova di dalam aplikasi iOS yang lebih besar.   Untuk detail tentang bagaimana komponen-komponen ini dapat saling berkomunikasi, lihat Plugin Aplikasi. Dukungan untuk WebViews untuk iOS dimulai dengan Cordova versi 1.4, menggunakan Cleaver komponen yang template Xcode berfungsi sebagai implementasi referensi.   Cordova 2.0 dan versi yang lebih baru hanya mendukung implementasi Cleaver berbasis sub-proyek. Instruksi ini memerlukan setidaknya Cordova 4.x dan Xcode 8.0, bersama dengan   config.xml file dari proyek iOS yang baru dibuat.   Anda dapat menggunakan prosedur di   Command-Line Interface   untuk membuat proyek baru, lalu mendapatkan   config.xml file dari dalam subdirektori aplikasi yang disebutkan di dalamnya   platforms/ios . Untuk mengikuti instruksi ini, pastikan Anda memiliki distribusi Cordova terbaru.   Unduh dari cordova...

Langkah Berikutnya

Langkah selanjutnya Untuk pengembang yang memiliki pemahaman tentang cara menggunakan Cordova CLI dan memanfaatkan plugins, ada beberapa hal yang mungkin ingin Anda pertimbangkan untuk meneliti selanjutnya untuk membangun aplikasi Cordova yang lebih baik dan lebih berkinerja.   Dokumen berikut menawarkan saran tentang berbagai topik yang berkaitan dengan praktik terbaik, pengujian, peningkatan, dan topik lainnya, tetapi tidak dimaksudkan untuk bersifat preskriptif.   Pertimbangkan ini titik peluncuran Anda untuk pertumbuhan Anda sebagai pengembang Cordova.   Juga, jika Anda melihat sesuatu yang dapat ditingkatkan, silakan   berkontribusi   ! Praktik Terbaik untuk Aplikasi Cordova 1) SPA Adalah Teman Anda Pertama dan terutama - aplikasi Cordova Anda harus mengadopsi desain SPA (Aplikasi Halaman Tunggal).   Didefinisikan secara longgar, SPA adalah aplikasi sisi klien yang dijalankan dari satu permintaan halaman web.   Pengguna memuat seran...